Taufik Tumbelaka: PDIP Berpeluang Raih 4 Kursi di DPRD Provinsi Sulut Dari Dapil Minut-Bitung

0
93
Taufik Tumbelaka, Pengamat Pemerintahan dan Politik.
Taufik Tumbelaka, Pengamat Pemerintahan dan Politik.

CINTASULUT.COM,- Persaingan dalam memperebutkan kursi di parlemen DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sangat ketat. Tiap partai politik mengusung kandidat yang berkualitas dan di kenal masyarakat. Begitupun calon legislatif yang diusung dari daerah pemilihan (Dapil) Minut-Bitung.
Dikatakan Taufik Tumbelaka, Direktur Eksekutif Tumbelaka Academic Centre (TAC), Lembaga Study Sosial dan Politik bahwa setelah mempelajari dan mendalami beberapa hasil survey popularitas dan elektabilitas para Caleg Dapil Minut – Bitung untuk DPRD Provinsi Sulut, maka diprediksi untuk sementara PDI Perjuangan berpotensi meraih 4 kursi.
“Ini disebabkan beberapa faktor utama. Pertama, pengaruh ekor jas Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019. Dimana, Jokowi dianggap identik dengan PDI Perjuangan,” tutur Tumbelaka kepada cintasulut.com, Minggu (24/2/2019).
Kedua, lanjut Tumbelaka, figur yang diajukan punya nilai jual kuat.
“Seperti Herry Rotinsulu mantan Pejabat Bupati Minut dan birokrat Pemprov Sulut. Hengky Honandar, keluarga pengusaha beken di bitung dan pernah maju dalam pilwako. Fabian Kaloh, mantan Pejabat Pemkot Bitung, pernah maju dalam pilwako dan aktivis organisasi kemasyarakatan. Berty Kapoyos Ketua DPRD Minut dua periode, dan Jeivi Wijaya, isteri Wabup Minut,” sebut Taufik yang juga jebolan UGM ini.
Masih oleh Tumbelaka, sistem penghitungan suara yang baru, dimana mensyaratkan tidak bisa mengandalkan cuma satu figur. Juga lemahnya “line up” atau calon-calon yang diajukan oleh parpol lain kecuali Parpol Nasdem.
Adapun menurut Tumbelaka, perolehan posisi sementara dari PDI Perjuangan di dapil Minut – Bitung dapat menjadi 3 kursi jika terjadi gagal mengantisipasi koordinasi dalam persaingan di lapangan internal caleg dalam PDI Perjuangan, dimana berpotensi terjadi irisan politik yang menyebabkan terjadinya perpindahan suara – swinging voter.
Di samping itu, parpol saingan berhasil menarik suara PDI Perjuangan dan merebut masyarakat yang belum menentukan pilihan – floating mass.
“Pertarungan ke depan jelang 7 minggu adalah strategi lapangan, manuver, dan kekuatan koordinasi internal parpol berdasarkan peta politik,” tutup Tumbelaka.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY