Terima Aspirasi Terkait Limbah Abu, Komisi IV DEPROV Langsung Kunjungi PLTU 2 Sulut di Minsel

0
47
Komisi IV DPRD Sulut lakukan kunjungan ke PLTU 2 Sulut du Amurang.
Braien cs saat tinjau lokasi pembuangan limbah abu.

CINTASULUT.COM,- Komisi IV bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) belum lama ini menerima aspirasi masyarakat terkait potensi pencemaran udara akibat pembuangan limbah abu bahan bakar pembangkit dari PLTU 2 Sulut di Amurang Minahasa Selatan.
Untuk itu, Kamis (6/2/2020) Komisi IV yang dipimpin langsung Ketua Komisi, Braien Waworuntu didampingi dr. Fransiscus Silangen (Sekretaris) dan dua anggota Komisi lainnya yaitu Yusra Alhabsyi dan Nursiwin Dunggio langsung mengunjungi lokasi yang dimaksud. Kunjungan Komisi 4 itu sendiri diterima langsung Manager Area PLTU 2 Sulut, Tumpal Sirait.
Saat dilakukan tinjau lokasi pembuangan limbah B 3 cair dan abu sisa bahan bakar batu bara dan diduga berpotensi menimbulkan pencemaran, dengan tegas Braien menyampaikan keinginan untuk melihat proses pengelolaan limbah.
“Kami menerima laporan dari masyarakat terkait potensi pencemaran akibat abu sisa bahan bakar maupun limbah cair dari PLTU ini, jadi maksud kami datang ke sini adalah untuk melihat langsung bagaimana teknis pengelolaan limbah di tempat ini,” tukas Waworuntu.

Komisi IV DPRD Sulut lakukan kunjungan ke PLTU 2 Sulut di Amurang.
Foto bersama usai tinjau lokasi

Sedangkan dr. Fransiscus Silangen menanyakan terkait apakah abu tersebut aman untuk masyarakat.
”Yang kami tau abu sisa bahan bakar PLTU ini partikelnya sangat halus sekali, apakah pihak PLTU maupun Dinas Lingkungan Hidup sudah memastikan jika abu yang beterbangan tidak akan membahayakan masyarakat sekitar karena kabarnya abu sisa bahan bakar ini bisa dibawa angin sampai radius 30 Km, belum lagi kalau setiap hari di hirup manusia apakah itu tidak berpotensi menimbulkan kanker,” tutur Silangen.
Menanggapi pertanyaan dari para anggota komisi, Tumpal Sirait mengatakan sejauh ini penanganan limbah di PLTU Amurang ini sudah sesuai dengan standar baku.
“Dan untuk pengelolaannya kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup,” terang Sirait.
Sementara, saat diwawancarai sejumlah awak media Sirait mengungkapkan, “Tadi kami sudah membawa personil Komisi IV ke fasilitas pembuangan limbah fly ash dan bottom ash dan juga gudang limbah B 3 cair. Kami mengupayakan untuk membuang limbah yang sudah melewati batas penyimpanan,” terang Sirait.
Lebih lanjut Sirait mengatakan pihaknya bersyukur tidak ada komplain berlebihan.
“Hanya ada saran tadi untuk kami lakukan, agar memelihara ikan dan PLTU Amurang semakin ramah dengan lingkungan. Intinya kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Komisi 4 ke PLTU Amurang. Semoga DPRD Sulut semakin mengayomi dan dekat dengan rakyat dan kinerjanya semakin lebih bagus,” Sirait.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY