Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Di Tengah Pandemi Covid-19, Disperindag Manado Gelar “Kick Off Duta UKM UMKM Go Export”

0
6
Pemerintah Kota Manado lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado menggelar kegiatan "Kick Off Duta UKM UMKM Go Export".
Pemerintah Kota Manado lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado menggelar kegiatan “Kick Off Duta UKM UMKM Go Export”.

CINTASULUT.COM, – Pandemi Covid-19 yang menyerang Provinsi Sulawesi Utara khususnya Ibukota Manado sempat membuat perekonomian daerah tersendat dan berdampak pada kelangsungan hidup masyarakat. Namun demikian, pemerintah termasuk Kota Manado tak tinggal diam. Upaya terus digalakan. Apalagi, sebagai Ibukota Provinsi Sulut roda ekonomi harus tetap berjalan. Salah satunya pengembangan di sektor UKM/UMKM.
Untuk itu Pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan Walikota GS. Vecky Lumentut lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado menggelar kegiatan “Kick Off Duta UKM UMKM Go Export”.
Kegiatan yang dilaksanakan di God Bless Park di Jalan Boulevard Manado ini dihadiri langsung Wakil Menteri (WaMen) Perdagangan RI, Bapak Dr. Jerry Sambuaga.
Pada sambutan Pjs. Gubernur Sulut, DR. Drs. Agus Fantoni, Msi, lewat Kepala Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Ronald Sorongan mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sulawesi Utara memberikan apresiasi kepada Panitia Sentra IKM/UKM Manado atas gagasan dan sinergitasnya dengan segenap pihak mengupayakan terlaksananya kegiatan yang sangat berpotensi memberikan dampak terhadap perkembangan sektor IKM UMKM di Provinsi Sulawesi Utara, ” ucap Sorongan mengutip sambutan Pjs. Gubernur Sulut.

Pemerintah Kota Manado lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado menggelar kegiatan "Kick Off Duta UKM UMKM Go Export".
Pemerintah Kota Manado lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado menggelar kegiatan “Kick Off Duta UKM UMKM Go Export”.

Lanjut Sorongan masih mengutip sambutan Pjs. Gubernur, Industri Kecil Menengah (IKM)/Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat signifikan untuk perekonomian nasional.
IKM/UMKM disampaikan juga oleh Sorongan, merupakan penggerak utama kegiatan ekonomi di berbagai sektor seperti penyedia lapangan kerja, penunjang utama dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Ditambah lagi, sebagai pencipta pasar baru dan sumber inovasi, memberikan kontribusi dalam menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) pun berupaya meningkatkan perekonomian di daerah Nyiur Melambai ini, seperti pengembangan IKM/UMKM sebagai salah satu program prioritas dalam pembangunan ekonomi daerah.
Dengan menjadikan pengembangan IKM/UMKM di daerah diharapkan dapat menekan tingkat pengangguran, menurunkan kemiskinan, mempercepat laju pergerakan sektor ril dan memperbaiki peningkatan produktivitas dan daya saing serta mampu menyelaraskan struktur perekonomian nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi.
Adapun pemberdayaan IKM)UMKM ditempuh dengan upaya sistimatis dan berkesinambungan.
“Diarahkan pada upaya menumbuhkan Wirausaha baru di sektor-sektor yang memiliki produktivitas tinggi yang berbasis pengetahuan, teknologi dan sumberdaya lokal,” tutur Kadis Koperasi Sulut ini.
Di samping itu tambah Sorongan, kebijakan dan program strategis yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam upaya pengembangan IKM/UMKM, yaitu melalui program revitalisasi pertanian, peternakan, perkebunan, kehutanan, kelautan dan perikanan prime mover pembangunan ekonomi masyarakat.
Dipaparkan Sorongan dalam sambutan Pjs. Gubernur, IKM/UMKM di Provinsi Sulawesi Utara semakin berkembang, bahkan mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan perekonomian daerah.
“Hal ini antara lain diindikasikan dengan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara yang sejak tahun 2016 sampai 2019 selalu berada di atas rata-rata nasional, yakni pada angka rata-rata 6%. Bahkan dalam masa pandemi covid-19 di tahun 2020, perekonomian Sulawesi Utara secara kumulatif (pada semester 1) masih bertumbuh positif pada angka 0,38%. Angka kemiskinan yang mampu ditekan hingga berada pada angka 7,51% di tahun 2019 dari sebelumnya 8,98%
pada tahun 2016.
UMKM di Sulawesi Utara sampai dengan saat ini berjumlah 153. Jumlah Wirausaha baru di tahun 2019 sebanyak 1.020.
Harapan Pemprov Sulut, upaya inovatif dan kegiatan Pemkot Manado lewat Disperindag Manado akan membantu pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan sektor IKM/UMKM, serta akan turut mempromosikan produk UKM/UMKM Bumi Nyiur Melambai.
Himbauan untuk tetap mencegah menyebarnya Covid-19 tetap disuarakan Pemprov Sulut dengan melaksanakan segala aktivitas sesuai protokol kesehatan.
“Hingga detik ini kita masih menerapkan kebijakan pembatasan terhadap aktivitas atau kegiatan-kegiatan. Saya mengajak kita semua yang hadir di tempat ini untuk terus patuh melaksanakan kebijakan-kebijakan Pemerintah, terus saling mengingatkan dalam penerapan sosial kemasyarakatan, physical distancing dan tetap melakukan 4M, yakni: memakai masker, mencuci tangan,
menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.
“Mari terus satukan langkah untuk bersama-sama menghadapi covid-19. Semoga kita cepat dipulihkan dari pandemi ini, sehingga kita dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara maksimal lagi untuk memulihkan kondisi perekonomian kita untuk memajukan daerah Sulawesi Utara, dan turut serta dalam membawa Indonesia menjadi negara maju, ” tutup Sorongan mengutip sambutan Pjs Gubernur.* (jane)

LEAVE A REPLY