Tuuk Serap Aspirasi Warga Dumoga

0
13
Ir Julius Jems Tuuk saat serap aspirasi warga Desa Tapadaka Utara Kecamatan Dumoga Tenggara.
Ir Julius Jems Tuuk saat serap aspirasi warga Desa Tapadaka Utara Kecamatan Dumoga Tenggara.

CINTASULUT.COM,- Ir. Julius Jems Tuuk, Jumat (7/12/2018) kembali menemui konstituennya guna menyerap aspirasi masyarakat. Tiga titik yang dikunjungi Anggota DPRD Provinsi Sulut ini yaitu Desa Tapadaka Utara Kecamatan Dumoga Tenggara, Desa Mopuya Utara Induk Kecamatan Dumoga Utara, dan Desa Kembang Sari Kecamatan Dumoga Timur, semuanya di Kabupaten Bolaang Mongondow.
Setumpuk aspirasi pun dituangkan masyarakat dari tiga lokasi tersebut, termasuk pembangunan infrastruktur jalan, perbaikan bendungan, bantuan lampu jalan tenaga surya, bibit ayam petelur, pupuk, bahkan bibit jagung.
Seperti disampaikan Eko Wahyudi dan Simi. Keduanya menghimbau agar pemerintah memberikan bantuan berupa bibit ayam petelur.
“Mohon pak kami diberikan bantuan bibit ayam petelur,” ucap kedua warga Desa Mopuya kepada Legislator Jems Tuuk.

Jems Tuuk saat serap aspirasi warga Desa Mopuya Utara Induk Kecamatan Dumoga Utrara.
Jems Tuuk saat serap aspirasi warga Desa Mopuya Utara Induk Kecamatan Dumoga Utrara.

Lain lagi yang disampaikan Satami Potabuga. Menurutnya bakal terjadi kegagalan panen padi akibat rusaknya bendungan yang ada yaitu Bendungan Mama Anak.
“Air sudah tidak bisa mengalir ke sawah. Tolong bapak perhatikan aspirasi ini untuk disampaikan kepada pihak terkait,” harap dia.
Menanggapi aspirasi warga tersebut, Tuuk mengatakan, untuk bantuan bibit hewan, bibit tumbuhan hingga traktor, agar dibentuk kelompok tani/peternak dan memasukkan proposal.

Ratusan warga hadiri reses ketiga tahun 2018 yang digelar Julius Jems Tuuk.
Ratusan warga hadiri reses ketiga tahun 2018 yang digelar Julius Jems Tuuk.

“Nanti proposal itu saya sampaikan kepada dinas terkait. Tapi kelompok yang masih aktif ya,” kata Tuuk kepada warga.
Selain itu lanjut Tuuk, tidak semua aspirasi bisa ditindaklanjuti hingga ke pemerintahan provinsi.
“Karena, ada yang menjadi kewenangan provinsi, ada juga kewenangan kabupaten/kota,” tandas dia.* (jane)

==========
Tulisan lain:

LEAVE A REPLY