Vaksin Astrazeneca Dihentikan Sementara

0
508

SAVE_20210327_181844

CINTASULUT.COM,- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) lewat Dinas Kesehatan Provinsi Sulut mengeluarkan surat edaran pemberitahuan bahwa vaksin covid-19 jenis Astrazeneca dihentikan penggunaannya untuk sementara waktu.
Sesuai isi surat edaran tersebut, dihentikannya sementara waktu vaksin covid-19 jenis Astrazeneca tersebut disebabkan timbulnya efek samping bagi pengguna.
Hal ini ditegaskan Juru Bicara Satgas Covid-19 Pemprov Sulut, dr. Steven Dandel.
“Ini dihentikan sementara karena ada efek samping sambil menunggu keterangan Kementerian Kesehatan dan WHO. Beberapa penerima Astrazeneca mengalami beberapa keluhan efek samping. Rata-rata keluhannya demam, menggigil, sakit kepala, badan terasa sakit dan lemas,” ungkap Dandel, Sabtu (27/3/2021) via pesan Whatsapp.
Adapun lanjut Dandel, penghentian sementara vaksin Astrazeneca sebagai langkah kehati-hatian, mengingat adanya angka Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sebesar 5 hingga 10 persen dari total yang divaksin.
“KIPI ini hadir dalam bentuk gejala demam, menggigil, nyeri badan, nyeri tulang, mual, dan muntah. Kami perlu mempersiapkan komunikasi resiko kepada masyarakat untuk dapat menerima fakta ini. Supaya tidak terjadi kepanikan di masyarakat,” terang Dandel.
“Langkah ini juga perlu dilakukan untuk menyesuiaikan pola dan pendekatan vaksinasi terutama yang targetnya adalah unit usaha atau institusi. Supaya tidak dilakukan dalam waktu yang bersamaan terhadap karyawannya. Tetapi bertahap, agar supaya unit usaha tidak perlu ditutup kalau ada banyak karyawan yang terdampak KIPI,” tambahnya.
Untuk penerima Vaksin Astrazeneca disebut Dandel sudah tembus 3990 orang.
“Baru di Kota Manado, di Bitung belum mulai,” pungkasnya.* (jane)

SHARE

LEAVE A REPLY