Wagub Dibuli Di Medsos, Ini Catatan ‘Manis’ Jems Tuuk

0
18

Julius Jems Tuuk2

CINTASULUT.COM,- Rasa peduli Wakil Gubernur Sulut (Wagub), Steven Kandouw, SE, terhadap para lansia beberapa waktu yang lalu ternyata menuai pro kontra lewat media sosial (Medsos) facebook.
Tanggapan dan komentar pun terlontar dari berbagai pihak, termasuk dari Anggota DPRD Sulut, Ir. Julius Jems Tuuk.
Dirinya dengan tegas mengatakan bahwa yang dilakukan Wagub yang notabene juga sebagai Ketua Lansia Sulut, adalah bentuk kepedulian terhadap lansia dan menjalankan perintah Undang Undang. Untuk itu, disebarkan tanggapan lewat catatan ‘manis’ oleh Legislator Dapil Bolaang Mongondow Raya (BMR) ini.
Dalam catatan ‘manis’-nya Tuuk menyatakan bahwa apa yang dilakukan Wagub adalah bagian dari perintah Undang-Undang, dalam hal ini UU No. 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.
Selengkapnya, ini bunyi catatan’manis’ itu.* (jane)

Menanggapi issue terkait bagi-bagi uang Wakil Gubernur Bp. Steven Kandow kepada lansia yang dihembuskan oleh orang-orang yang tidak mengetahui persoalan Lansia, saya ingin mengungkapkan beberapa fakta objektif. Di antaranya:
1. Bp. Steven Kandow adalah Ketua Lansia Sulawesi Utara
2. UU No. 13 tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia
3. Lansia di Sulawesi Utara tidak banyak yang memperhatikan kondisi mereka
4. Bapak Steven Kandow berusaha memberikan perhatian khusus kepada lansia bukan hanya pada saat ini, tapi perhatian itu sudah dilakukan lebih dari 15 tahun lalu.
Menanggapi issue sampah yang dihembuskan oleh orang-orang berhati kerdil dan pengecut sebagai berikut:
1. Fokus mereka hanya melihat Kepentingan Politik sesaat atau jangka pendek, misalnya: Pilkada
2. Mereka yang melemparkan issue sesungguhnya orang-orang tidak peduli dengan keberadaan Lansia. Buktinya mereka mengabaikan fakta bahwa perintah UU No. 13 / 1998
3. Pertanyaan yang paling penting adalah Bantuan sosial apa yg mereka telah perbuat bagi Lansia? Yang pasti mereka hanya bisa nyinyir dengan hati melayani orang lain.
Kesimpulan:
1. Ketika anda tidak bisa berbuat baik kepada para lansia, anda tidak perlu memberikan tanggapan negatif kepada orang lain yang mampu berbagi kasih dengan para lansia. Karena kata-kata sampah yang keluar dari mulut anda justru menyakiti para lansia.
2. Sebaiknya anda berdoa, supaya suatu hari nanti anda bisa berbagi kasih dengan para lansia.
Salam Kasih buat para lansia. Semoga Oma Opa sehat-sehat dan berbahagia.

Salam
Jems Tuuk
Anggota Deprov Sulut

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY