Wow…Hakim Tamara Ternyata “Senjata Rahasia” di PN Manado

0
157
Franklin B. Tamara, Hakim di PN Manado.
Franklin B. Tamara, Hakim di PN Manado.

CINTASULUT.COM,- Kejelian sosok Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Manado, Edward Simarmata,SH.LLM.MTL, memang tidak diragukan lagi. Dari setiap sudut ruangan diubah dan kini memiliki fungsi, perwajahan PN Manado diubah jadi bersih dan apik, di setiap gang disediakan tempat duduk untuk para pengunjung, kali ini jeli dalam melihat siapa hakim yang cocok dalam mengemban salah tugas penting.
Berawal dari pertanyaan Jack Wullur, Ketua Jurnalis Meja Hijau (JMH) PN Manado, “Berapa angka perkara perceraian yang ditangani PN Manado?,” bunyi pertanyaan tersebut.
Tak disangka, pertanyaan simpel itu justru sedikit mengungkap berbagai senjata rahasia yang dijalankan secara senyap di PN Manado.
Terlihat dalam laporan hasil pemeriksaan tanggal 22 Februari 2018, yang ditanda tangani Franklin B. Tamara sosok Hakim yang dikenal pendiam, ternyata sepanjang tahun 2017 PN Manado menangani 2.017 perkara. Di mana, 341 di antaranya adalah perkara perceraian.
Menariknya, data tersebut bukan sekedar angka mati saja. Ternyata, angka perkara perceraian adalah sebagian dari tugas Hakim Tamara untuk meneliti kelengkapan seluruh berkas perkara putus.
Hakim Juru Bicara, Vincentius Banar,SH.MH saat dikonfirmasi terkait itu mengatakan, Hakim Tamara bertugas memeriksa satu persatu dokumen, lembar perlembar setiap putusan, dan Berita Acara Persidangan dalam tiga tahun terakhir dengan fokus antaranya,
“Apakah dalam perkara tertutup dicatat tertutup, dan demikian juga sebaliknya,” tutur Hakim Banar.
Lanjut Hakim Banar, jika karena lalai/alpa dan salah menuliskan, misalnya perkara tertutup ditulis terbuka demikian juga sebaliknya, maka putusan hakim itu menjadi batal demi hukum.
“Singkatnya, tugas Hakim Tamara untuk menjaga quality control produk pengadilan,” ungkap Jubir PN Manado ini.
Sementara, saat ditanyakan apakah tugas Hakim Tamara hanya itu?, dijawab Hakim Banar,
“Di sinilah terlihat kejelian Ketua PN Manado Edward Simarmata dalam menugaskan setiap orang. Untuk hal yang perlu ketelitian seperti ini, ditugaskan Hakim Tamara,” aku Hakim Banar.
Diungkapkan juga oleh Hakim Banar, KPN Manado Simarmata menemukan 50 Berita Acara Persidangan (BAP) perkara putus, yang setiap lembar Berita Acara belum diparaf oleh Ketua Majelis, dengan alasan di mutasi. “Itupun sedang dicarikan jalan keluar,” katanya.
Sedangkan, ketika ditanyakan apakah pola ini dipelajari dari peradilan luar negeri, sambil tertawa Hakim Banar menjawab,
“Bukan. Ini dipelajari dari Badan Pengawasan MA. Setiap ada pemeriksaan, salah satu point yang diperiksa adalah kalimat dalam persidangan tertutup tersebut. Maksudnya, selain menjaga kualitas produk, kami juga harus sudah siap, jika nanti sewaktu-waktu ada pemeriksaan kinerja dari Pengadilan Tinggi atau MA,” pungkas Hakim yang dikenal murah senyum ini.* (jane)

==========

Tulisan lain:

SHARE

LEAVE A REPLY