Ditetapkan Melanggar Kode Etik dan Sumpah Janji Dewan Oleh BK, Mobnas JAK Bakal Ditarik dan Ruang Kerja Dikunci

0
0
Sekretaris DPRD Sulut, Glady Kawatu (kiri), James Arthur Kojongian (kanan)
Sekretaris DPRD Sulut, Glady Kawatu (kiri), James Arthur Kojongian (kanan)

CINTASULUT.COM,- James Arthur Kojongian atau kerap disapa JAK di lembaga politik DPRD Sulut sepertinya harus menelan ‘pil pahit’.
Setelah surat dilayangkan Sekretariat DPRD Sulut yang memberitahukan kalau mobil dinas milik James Arthur Kojongian (JAK) agar dikembalikan dengan alasan sesuai hasil keputusan Badan Kehormatan yang telah dibacakan di rapat paripurna waktu lalu yakni diberhentikan sebagai wakil Ketua DPRD Sulut karena di anggap telah melanggar Sumpah Janji dan etika DPRD Sulawesi Utara (Sulut) waktu lalu, Sekretariat DPRD Sulut di bawah kepemimpinan Sekretaris Dewan, Glady Kawatu nengambil sikap tegas.
Fasilitas berupa mobil dinas harus ditarik, mengingat sesuai keputusan kelembagaan DPRD Sulut berdasarkan keputusan Badan Kehormatan (BK), James Arthur Konongian bukan lagi sebagai Wakil Ketua DPRD Sulut.
Walaupun telah dilayangkan surat pemberitahuan pertama oleh Sekretariat Dewan, namun belum nampak JAK mengembalikan mobil dinas tersebut.
Sekertaris DPRD Sulut, Gladys Kawatu saat diwawancarai sejumlah awak media usai pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPRD Sulut di Hotel Mercure Kabupaten Minahasa menyampaikan sampai saat ini belum terealisasi.
“Kita sudah meminta, kita akan komunikasikan dengan sebaik-baiknya dalam koridor aturan dan ketentuan tidak dalam konteks kita saling mempersalahkan satu dengan lainnya,” uca Sekwan.
Kawatu pun menyampaikan sangat berhati-hati dalam kajian kepada pimpinan.
“Tapi sebenarnya kuncinya adalah peresmian pemberhentian dari Kemendagri. Bila telah selesai pasti kepastian hukumnya akan terjaga, ini akan dihormati oleh semua pihak.
Sementara untuk surat pemberitahuan kedua dikatakan Sekwan sementara dikonsep.
“Karena kemarin kita memberikan batas waktu dan belum dikembalikan,” ungkap Kawatu.
Sekali lagi dikatakan Sekwan, tidak ada persolan secara personal dengan James Arthur Kojongian.
“Saya hanya menindaklanjuti keputusan Badan Kehormatan dan keputusan DPRD yang merupakan produk hukum daerah yang mengikat Sekretariat DPRD,” tandas Sekwan.
Diberitakan oleh media sebelumnya, ruang kerja Wakil Ketua DPRD Sulut ini pun sudah diganti kuncinya oleh Sekretariat DPRD Sulut.* (Jane)

SHARE

LEAVE A REPLY