Gelar Rapat Dengan 3 Instansi, Berty Kapojos Ungkap Soal Ini

0
30
Berty Kappjos, Ketua Komisi 3 DPRD Sulut (tengah) usai poin rapat Komisi 3 bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1, Selasa (7/12/2021).
Berty Kappjos, Ketua Komisi 3 DPRD Sulut (tengah) usai poin rapat Komisi 3 bersama Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1, Selasa (7/12/2021).

CINTASULUT.COM,- Di penghujung tahun 2021, Komisi 3 Bidang Infrastruktur DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melaksanakan rapat evaluasi bersama tiga instansi besar yakni Balai Jalan Nasional XV, PT. PLN Suluttenggo, dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi I.
Dan, dari hasil rapat tersebut Ketua Komisi 3,Berty Kapojos mengungkapkan bahwa untuk Balai Jalan dan Balai Sungai penyerapan anggaran sudah mencapai 90 persen.
Lanjut Kapojos, bila ada proyek yang belum selesai karena kontrak pelaksanaan pekerjaannya membebani dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) lebih dari satu tahun anggaran.
“Di tahun 2021 ini tentunya yang belum selesai itu multiyears,” ucap Kapojos.
Sementara, ditanya terkait rapat bersama PT. PLN Suluttenggo disampaikan Kapojos, Komisi 3 meminta agar jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru tidak ada pemadaman listrik.
“Mulai tanggal 1 Desember mereka (PLN) sudah membentuk Tim dalam rangka mengantisipasi terkait dengan pemadaman listrik. Jadi ada tim. Apalagi saat ini sudah tersedia aplikasi,” ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Utara dua periode ini saat diwawancarai sejumlah awak media usai rapat, Selasa (7/12/2021).
Kapojos pun menambahkan, sesuai informasi yang diberikan PT. PLN Suluttenggo ketersedian listrik saat ini sudah melebihi dari yang dibutuhkan.
“Listrik di Sulut sudah kelebihan, jadi tidak ada yang perlu ditakuti,” ujar Kapojos.
Sedangkan hasil rapat bersama Balai Sungai disampaikan Kapojos, bulan September 2022 nanti Waduk Kuwil di Kabupaten Minahasa Utara sudah terisi air.
“Rencananya tiga bulan baru bisa full,” ungkap dia.
Pun dikatakan Kapojos, Bendungan Kuwil tersebut belum bisa mengantisipasi banjir.
“Baru mengurangi debet air,” sebut Kapojos sembari menambahkan bila Waduk Kuwil ini menyerap anggaran sekitar Rp2 triliun.
Sedangkan untuk Waduk Sawangan akan diperjuangkan setelah Waduk Kuwil selesai.
“Dan, Waduk Sawangan ini pastinya banjir di Manado bisa terselesaikan,” tutup Kapojos.* (Jane)

LEAVE A REPLY