Ikan Misterius Temuan Jeffry Nggala Akan Diteliti FPIK Unsrat

0
117

JEFFRY NGGALA DAN HIU LANGKA

Foto-foto : Facebook Jeffry Nggala
Foto-foto : Facebook Jeffry Nggala

MANADO, CINTASULUT.COM.-  Tim Pakar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNSRAT Manado siang ini akan menggelar Media Expose untuk mencanangkan dimulainya kegiatan penelitian dan analisis spesimen ikan temuan seorang warga Kalasey, Manado.  Menurut  Gustaf Mamangkey, SPi, MSc, PhD., Ketua Program Studi Ilmu Kelautan  FPIK UNSRAT dalam laman facebook miliknya, acara ini akan dilaksanakan di Laboratoriam Teknologi Akuakultur, FPIK.

Sebagaimana diberitakan, seekor ikan yang diduga langka ditemukan oleh Jeffry Nggala, anggota Polsek Urban Wanea, Manado, Sulawesi Utara itu.  Ikan mirip hiu dengan panjang sekitar 60 cm itu ditemukan Jeffry pada Minggu (7/8) di pantai depan rumahnya di Kalasey.  Awalnya dia mengira ikan berkulit cokelat gelap dan mempunyai ekor dan sirip seperti hiu itu duyung.

“Waktu saya temukan, matanya berwarna ungu. Saya coba cari referensi di internet, mungkin ini ikan yang cukup langka,” kata Jeffry seperti dilansir Kompas.com.  Jefrry pun memotret ikan itu dan mengunggahnya di akun Facebook miliknya. Postingan Jeffry  menarik perhatian banyak pihak, karena ikan tersebut tidak pernah terlihat sebelumnya.

Ketika ditemukan ikan unik itu masih hidup namun kondisinya lemah.  Jeffry berupaya menyelamatkannya, namun tak lama kemudian ikan tersebut mati.   Ikan itu lalu disimpan di rumahnya dengan pendingin es sambil menunggu ada pihak yang berkompoten datang menelitinya.

Menurut Perry Inkiriwang, pemerhati perikanan, species ikan tersebut kemungkinan adalah Oxynotus bruniensis atau prickly dogfish. Namun untuk memastikan jenis ikan tersebut, tim pakar FPIK UNSRAT akan menelitinya lebih lanjut.

“Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi secara tepat jenis speciesnya,” ujar DR. Ir.   Edwin Donny Ngangi, MSi., pakar perikanan dari FPIK UNSRAT.  Menurut Edwin, specimen ikan tersebut saat ini disimpan di laboratorium fakultasnya guna penelitian lebih lanjut.

Selain FPIK UNSRAT, Brit Finucci, seorang peneliti hiu asal Selandia Baru, juga menyatakan ketertarikannya untuk melakukan penelitian terkait temuan Jeffry.  “Spesies itu sangat langka dan sangat penting bagi riset saya,” paparnya lewat akun facebook milik Jeffry. (Fendy)

LEAVE A REPLY