Jagung Permata, Jagung Langka asal Suku Indian Cherokee

0
220
Jagung Permata, jagung langka dari suku Indian Cherokee.
Jagung Permata, jagung langka dari suku Indian Cherokee.

CINTASULUT.COM,- Inilah salah satu varietas jagung tua yang ada di muka bumi.  Susunan biji berwarna-warni bagai permata.  Wajar jika ia dinamakan  Glass Gem Corn alias jagung permata gelas.

Glass Gem Corn merupakan warisan suku Indian Cherokee, penduduk asli Amerika. Jagung ini kembali populer setelah fotonya menjadi viral di internet dan sosial media. Kisah jagung ini berawal di Oklohama. Seorang petani bernama Carl Barnes telah menanamnya selama bertahun-tahun.
Barnes yang memiliki darah Indian Cherokee ingin melestarikan asal-usulnya. Ia bertukar benih jagung asli Amerika dengan orang-orang dari daerah lain. Kemudian, ia menyeleksi dan menanam benih-benih jagung yang berwarna-warni. Usahanya berhasil dan menghasilkan varietas awal dari jagung Glass Gem Corn.
Hanya saja, usahanya tak banyak diketahui orang, hingga pada 1994 seorang petani lainnya,  Greg Schoen, menerima bibit jagung warna-warni langsung dari Barnes. Sejak itu pula, Schoen mulai membudidayakannya.
Foto jagung permata kaca mulai beredar pada 2012. Saat ini permintaan untuk bibitnya cukup tinggi. Harga tiap 50 bibit jagung sebesar $7.95 langsung dari Schoen. Semua orang bisa menanam dan melestarikan jagung nan indah ini.
Anda bisa bermain dengan ragam warnanya. Caranya adalah dengan menyimpan bibit dari warna tertentu biji-biji jagung. Anda dapat membuat kombinasi baru Glass Gem Corn. Hal terpenting dari semua ini, kita harus memastikan bahwa bibit ini tak akan terlupakan lagi.
Glass Gen Corn, hanya satu dari ratusan ribu jenis tanaman yang kini tergolong langka dan perlu dilestarikan.  Menurut Food Bank, ada sekitar 100.000 varietas tanaman global (baik bisa dimakan maupun tidak) yang terancam punah. Upaya menyimpan benih dan memastikan berbagai tanaman terus berkembang merupakan hal penting bagi upaya pelestarian plasmanutfah tanamannya.  Namun, lebih baik lagi jika terus mempertahankannya hingga masa yang akan dating, seperti yang telah dilakukan Carl Barnes dan Greg Schoen. (Fendy/Sumber: www.nationalgeographic.co.id)

Link: http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/10/jagung-permata-varietas-langka-kembali-naik-daun

LEAVE A REPLY