Minim Anggaran, Atlet Disabilitas Sulut Tetap Semangat

0
5

IMG-20210902-WA0004

CINTASULUT.COM,- Disayangkan apa yang dialami para atlet disabilitas di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Tekad mengharumkan nama daerah ini tidak ditunjang dengan anggaran yang memadai. Namun demikian, kenyataan itu tidak membuat para atlet disabilitas ini patah semangat. Justru, latihan digodok semenjak Juni lalu.
Kepada media Ketua NPC Sulut Billy Makal mengatakan anggaran baik dari pengadaan peralatan latihan hingga honor atlet yang belum diterima sepeserpun.Sampai sejauh ini kami belum mendapat kejelasan terkait anggaran Peparnas,” aku mantan atlet panahan dan angkat berat bagi penyandang disabilitas Sulut ini sembari menambahkan hingga kini atlet disabilitas Sulut harap-harap cemas.
Senada disampaikan Sekretaris NPC Sulut Richard Kundiman juga menjelaskan terkait anggaran yang tertata di APBD dan APBD-P 2021.
“Di APBD Induk NPC Sulut kebagian 460 juta. Kemudian digeser sebagai hibah di APBD-P dengan adanya penambahan 300 juta,” jelas Richard Kundiman.
Ditambahkan Kundiman, dana yang tersedia tersebut sangat minim.
“Jelas sangat minim. Yang sebenarnya atlet disabilitas memerlukan perhatian khusus dan keperluan khusus justru menjadi tidak diperhatikan dari sisi anggaran, padahal di 2016 lalu para atlet disabilitas Sulut telah mengharumkan nama Sulut di kancah nasional dengan raihan medali yang banyak dibandingkan atlet normal,” tuturnya.
Minimnya anggaran untuk para atlet disabilitas jadi perhatian. Bahkan dukungan terkait ketersediaan dana datang lewat DPRD Sulut.
Dukungan penyediaan anggaran bagi NPC Sulut terus berdatangan dari berbagai pihak.
Di antaranya DPRD Sulut melalui sejumlah Ketua Fraksi antara lain Ketua Fraksi Demokrat Billy Lombok, Ketua Fraksi Golkar Raski Mokodompit, Ketua Fraksi NasDem Nick Adicipta Lomban serta Ketua Fraksi PDIP Rocky Wowor menyuarakan penambahan anggaran bagi NPC.
Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulut bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulut beberapa waktu lalu, ketua-ketua fraksi yang disebutkan sebelumnya menyampaikan interupsi terkait anggaran di hadapan Ketua TAPD Sulut yang juga Sekprov Sulut Edwin Silangen.
Sementara itu, Ketua TAPD Sulut Edwin Silangen melalui Asisten III Pemprov Sulut Asiano Gammy Kawatu menanggapi permintaan tersebut dengan mengatakan akan melakukan penambahan anggaran.
“Di APBD induk 2021 NPC kebagian 400-an juta dan akan ditambahkan di APBD-P hingga 1 miliar. Serta akan melihat anggaran di Dispora untuk dicarikan solusi penambahan,” ungkap Gammy Kawatu.
Diketahui, dalam perhelatan Peparnas 2016 di Jabar lalu, kontingen NPC Sulut berhasil menyumbangkan 6 medali emas, 7 medali perak dan 7 medali perunggu.

RENANG: mendapat 4 emas, 3 perak 1 perunggu atas nama:
Emas:
Gerry Tuwaidan klasifikasi S10 nomorΒ 400 meter gaya bebas
Steven Sualang S10 nomor 100 meter gaya punggung
Steven Sualang S10 nomor 50 meter gaya punggung
Steven Sualang S10 nomor 200 meter gaya bebas
Perak:
Gerry Tuwaidan S10 nomor 100 meter gaya bebas
Gerry Tuwrald Loho S15 nomor 50 meter gaya punggung
Perunggu:
Gerald Loho S15 nomor Β 50 meter gaya kupu

ATLETIK
2 emas, 2 perak, 2 perunggu atas nama:
Emas:
Susan Ungu 100 meter
Susan Ungu 200 meter
Perak:
Junaedi Ahmad 400 meter T13
Junaedi, Jali, Suharman, Jemmy estafet 4×400 meter

CATUR
1 perak atas nama:
Alfrits Dien perorangan
1 perunggu atas nama:
Alfrits, Harly, Husen kelas beregu

ANGKAT BERAT
1 perak atas nama:
Billy Makal

TENIS MEJA
3 perunggu atas nama:
Audi Ngangi kelas III
Jenly Kondoi kelas 9
Audi, Hendra, Wendri beregu

Selain raihan medali, sejumlah atlet disabilitas Sulut pernah dipanggil dalam Pelatnas untuk mengikuti ajang olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara dan Asia.Raihan medali atlet Sulut dalam ajang tersebut bahkan tak bisa dipandang sebelah mata.A8tlet atas nama Steven Sualang berhasil meraih 2 medali perunggu dalam Asian Paragames 2018 di Jakarta.

Tahun 2003 silam, atlet Kota Kotamobagu ini mengikuti Asean Para Games di Hanoi Vietnam memperoleh 3 medali Emas.(Jane)

SHARE

LEAVE A REPLY