MJP Reses di Kecamatam Kema, Warga Usul Pembangunan Dermaga Mini

0
5
Melky Jahkin Pangemanan (MJP) saat melaksanakan reses III di Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara, Senin (29/11/2021).
Melky Jahkin Pangemanan (MJP) saat melaksanakan reses III di Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara, Senin (29/11/2021).

CINTASULUT.COM,- Melky Jahkin Pangemanan, Senin (29/11/2021) sekira pukul 12:00 wita melaksanakan Reses III di Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara.
Reses tersebut dihadiri masyarakat Desa Kema 1 dan Kema 2. Saat reses berlangsung sejumlah aspirasi pun disampaikan warga.
Adapun aspirasi itu terkait pembuatan dermaga mini, infrastruktur jalan, drainase, bidang pariwisata, sanggar budaya, pembangunan gedung sekolah swasta dan gaji guru honor yang dinilai masih sangat kurang.
Seperti disampaikan Danny Muntu, warga Kema 2 terkait usulan pembangunan demaga mini.
“Daerah pesisir sebagian besar adalah nelayan, pelabuhan sudah tidak sesuai, usul menambahkan dermaga. Sudah disiapkan lokasi untuk dermaga mini,” ucap Muntu kepada MJP.

Suasana reses Melky Jahkin Pangemanan (MJP) di Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara, Senin (29/11/2021).
Suasana reses Melky Jahkin Pangemanan (MJP) di Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara, Senin (29/11/2021).

Menanggapi usulan tersebut, Legislator Dapil Minut-Bitung ini mengatakan, pembanguan dermaga mini akan disampaikan kepada dinas terkait.
“Memang ini bukan menjadi mitra kerja Komisi IV, tapi aspirasi ini akan saya sampaikan kepada dinas yang berwenang, ” ujar Melky.
Ungkap Melky, tidak semua aspirasi menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulut.
“Tapi, ada juga kewenangan pemerintah kabupaten/kota,” kata Melky.
Dan, terkait aspirasi lain disampaikan Melky yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi akan terus dikawal.
“Tentu saja tidak di APBD saat ini yang sudah ditetapkan, mungkin saja bisa ditata di APBD Perubahan nanti. Setiap aspirasi tentu akan menjadi alat perjuangan kami di lembaga DPRD yang tentu saja sesuai dengan kewenangan kami,” kunci Legislator yang dikenal kritis dan lantang menyuarakan aspirasi masyarakat hingga di rapat paripurna.
Sementara, Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu yang turut hadir di reses untuk melakukan monitoring pelaksanaan reses Anggota Dewan mengatakan kali ini Melky Pangemanan membuat terobosan yang luar biasa.
“Salah satunya dengan menjaring aspirasi masyarakat menggunakan kuesioner,” kata Sekwan.
Lebih lanjut disampaikan Glady, kuesioner yang dibagikan ke masyarakat menjadi metode yang efektif dan efisien dalam mengakomodir begitu banyaknya masalah yang ada di masing-masing dapil.
“Dengan kuesioner ini, penyampaian aspirasi menjadi lebih rinci dan tertata rapi. Ini juga dapat meminimalisir waktu reses dari anggota dewan di lapangan,” sebut Sekwan.
Sekwan Glady juga menyebut tidak semua aspirasi bisa diakomodir.
“Ada skala prioritas,” tutup Sekwan sembari mengungkapkan alasan karena keterbatasan anggaran.* (jane)

LEAVE A REPLY