Pansus LKPJ Deprov Tak Jadwalkan Turlap ke Anjungan Milik Pemprov Sulut di Jakarta

0
0
Rocky Wowor, Ketua Pansus.
Rocky Wowor, Ketua Pansus.

CINTASULUT.COM,- Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2020 oleh DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mulai melakukan check on the spot tiap SKPD lingkup Pemprov Sulut, Kamis (29/4/2021) kemarin.
Menariknya, pada jadwal kunjungan langsung tinjau lokasi tersebut, tidak tercantum daftar kunjungan pansus ke Anjungan Milik Pemprov Sulut ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta. Padahal, saat rapat berlangsung waktu lalu, pembahasan terkait revitalisasi anjungan tersebut dihujani pertanyaan secara bertubi-tubi kepada mitra kerja terkait yakni Badan Penghubung Sulut.
Ada apa? Ketua Pansus LKPJ Gubernur Tahun Anggaran 2020, Rocky Wowor saat dikonfirmasi salah satu wartawan yang kesehariannya melakukan liputan di DPRD Sulut via ponsel kemarin menyampaikan ini sesuai dengan hasil rapat perdana internal pansus bersama ketua-ketua fraksi.
“Diputuskan Turlap di dalam daerah saja. Itu keputusan anggota Pansus yang di dalamnya ada ketua-ketua fraksi, saya memutuskan apa yang menjadi keputusan bersama. Pertimbangan teman-teman dengan adanya trend kenaikan dari covid-19” ungkap Wowor.
Diungkapkan Rocky Wowor di awal rapat internal Pansus, dirinya sudah mengusulkan untuk menggelar RDP (rapat dengar pendapat) di Jakarta bersama Badan Penghubung agar bersamaan dengan check on the spot ke Anjungan Sulut di TMII.
“Namun keputusan bersama agar Badan Penghubung yang ke sini, makanya RDP dengan mereka terjadwalkan hari Senin,” ungkap Wowor.
Sebelumnya, anggota Pansus LKPJ Stela Runtuwene yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulut terus menyorot proyek revitalisasi Anjungan Provinsi Sulawesi Utara di TMII, yang telah menelan anggaran kurang lebih Rp 40 miliar namun hasil pengerjaan yang tidak optimal.* (Jane)

SHARE

LEAVE A REPLY