Petani Butuh Bantuan Bibit Jagung, Wowiling: Masuk Kelompok Tani dan Terdaftar di Aplikasi Simultan

0
1
Ir. Novly Wowiling, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut.
Ir. Novly Wowiling MSi.,, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut.

CINTASULUT.COM,- Banyaknya permintaan bantuan bibit jagung oleh petani di Provinsi Sulawesi Utara mendesak pemerintah baik provinsi ataupun kabupaten/kota memiliki stok besar soal ketersediaan bibit jagung.
Bukan hanya ketersediaan bibit yang disoroti, distribusi pun tak luput dari perhatian para petani yang berharap tepat sasaran.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut Ir. Novly Wowiling, M.Si dalam menanggapi permintaan bantuan bibit jagung pun angkat bicara terkait stok bibit, pendistribusian, dan syarat mendapatkan bantuan tersebut.
Dikatakan Wowiling, ketersediaan bibit jagung sudah sesuai dan pendistribusian merata di seluruh Kabupaten/Kota. Namun, untuk mendapatkan bantuan tersebut ada syarat yang harus dipenuhi petani.
“Permintaan bibit harus mengacu pada mekanisme serta persyaratan yang ada,” ucap Wowiling saat diwawancarai sejumlah awak media, Senin (28/6/2021) di kantor DPRD Sulut.
Ditegaskan Kadis Pertanian Sulut Wowiling,
yang paling utama harus diusulkan melalui Kabupaten/Kota dimana petani yang berhak menerima bantuan adalah mereka yang belum pernah menerima bantuan selama satu atau dua tahun. Kemudian syarat yang kedua harus dilakukan survei atau pemeriksaan lahan oleh Dinas maupun penyuluh pertanian Kabupaten/Kota.
“Petugas akan memeriksa kesiapan serta luasan lahan petani yang menjadi areal tanaman jagung,” jelasnya.
Selain itu yang paling penting diperhatikan adalah petani pemohon harus tergabung dalam kelompok tani dan kelompok tani harus terdaftar dalam aplikasi SIMLUHTAN. (Sistem Penyuluhan Pertanian agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi di lapangan.
“Dua syarat ini yang harus diperhatikan oleh petani kita,” pungkas Wowiling.* (Jane)

LEAVE A REPLY