Ratusan Pendemo Goncang Gedung Deprov, Minta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di UNSRAT

0
40
Ratusan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi Manado berunjuk rasa di halaman Gedung DPRD Sulut.
Ratusan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi Manado berunjuk rasa di halaman Gedung DPRD Sulut.

CINTASULUT.COM,- Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Pendidikan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) serta puluhan buruh berbaur melakukan demo di halaman gedung DPRD Provinsi Sulawesi Utara, kamis (5/04/2018). Demo ini dilakukan berdasarkan beberapa hal, yang menurut pendemo tidak adil.
Rio Liyow korlap perwakilan mahasiswa dalam orasinya mengatakan, ada beberapa hal yang harus diusut tuntas, sekaligus meminta pengawasan oleh DPRD, diantaranya lawan ketidakadilan dan kriminalisasi profesi Unsrat, hentikan politisasi pemilihan Rektor Unsrat, mendesak Menteri Pendidikan segera meninjau kembali proses pemilihan Rektor Unsrat, usut tuntas dugaan korupsi mega-proyek di Unsrat, serta kembalikan kewibawaan dan martabat Unsrat sebagai Perguruan Tinggi Negeri ( PTN ) kebanggan Sulut.
“Dalam kesempatan kali ini kami meminta kepada bapak/ibu anggota DPRD yang terhormat sebagai penyambung lidah kami, untuk memberikan pengawalan terhadap proses pemilihan rektor unsrat dan juga kami mau bersama-sama meminta kepada anggota dewan untuk mengawasi dana APBD yang mengalir untuk pembangunan unsrat sebesar 40 miliyar,” ujar Roy.
“Hal ini di lakukan agar supaya kita terhindar dari korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tandasnya.

Para pendemo diterima Fanny Legoh, sebagai Sekretaris DPRD Komisi IV didampingi oleh anggota dewan lainnya, James karinda, Rita Lamusu, Lusi Taroreh, dan Meiva Salindeho,.
Para pendemo diterima Fanny Legoh, sebagai Sekretaris DPRD Komisi IV didampingi oleh anggota dewan lainnya, James karinda, Rita Lamusu, Lusi Taroreh, dan Meiva Salindeho,.

Sementara itu anggota DPRD Komisi IV langsung menyambut aspirasi dari mahasiswa dan buruh tersebut.
Fanny Legoh, sebagai Sekretaris DPRD Komisi IV didampingi oleh anggota dewan lainnya, James karinda, Rita Lamusu, Lusi Taroreh, dan Meiva Salindeho, langsung memberikan respon atas orasi yang di sampaikan oleh massa.
“Kami akan mengusut tuntas untuk bisa menyuarakan apa-apa, yang sudah ibu/bapak sampaikan tadi demi tegapnya demokrasi di indonesia,”tegas Legoh kepada massa.
Legoh juga berjanji akan melakukan hearing dengan massa pada 2 minggu ke depan, bersama dengan pihak-pihak terkait lainnya yang bertanggung jawab hingga terjadinya aksi demo ini.* (jane)

==========

Tulisan lain:

LEAVE A REPLY