Sjenny Kalangie Divaksin Covid-19, Masyarakat Jangan Takut, Ini Aman dan Halal

0
6
Sjenny Kalangie, Anggota DPRD Sulut saat disuntik vaksin covid-19, Senin (8/3/2021) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut.
Sjenny Kalangie, Anggota DPRD Sulut saat disuntik vaksin covid-19, Senin (8/3/2021) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulut.

CINTASULUT.COM,- Menjawab kekuatiran masyarakat dan enggan divaksin covid-19, Sjenny Kalangie, Legislator empat periode di DPRD Sulut mengajak agar masyarakat jangan takut divaksin covid-19.
Dirinya pun telah membuktikan bahwa vaksinasi yang disediakan pemerintah yakni jenis Sinovac aman dan halal digunakan.
Usai vaksin, Senin (8/3/2021) kemarin di ruang rapat paripurna DPRD Sulut, Sjenny yang diwawancarai sejumlah awak media membeberkan bila usai vaksin tidak merasakan perubahan yang berarti dalam tubuh.
“Biasa saja. Hanya sedikit ngantuk dan merasa lapar,” ucap Politisi dari Partai Gerindra ini diiringi senyuman.
Sjenny pun berucap, apa yang sudah diprogramkan dan disediakan pemerintah dalam hal ini Presiden Joko Widodo pastinya sudah melewati uji klinis yang ketat.
“Balai POM dan MUI saja sudah mengakui kalau vaksin ini aman, jadi apa yang harus dikuatirkan apalagi ditakutkan,” ucap dia.
Kan, lanjut Sjenny, sebelum dilakukan penyuntikan vaksin Sinovac terlebih dahulu dilakukan skrining terhadap mereka yang mau divaksin.
“Jadi, kalau kita sehat dan tidak ada komorbit, setidaknya tidak mengidap salah satu penyakit yang ditanyakan para vaksinator, kita dinyatakan memenuhi syarat untuk divaksin,” tutur dia.
Sjenny juga menyampaikan bila vaksin ini salah satu usaha pemerintah untuk memutus mata rantai menyebarnya virus Covid-19.
“Kalau kita divaksin, kita sudah membantu pemerintah menekan penyebaran virus ini. Dengan begitu, kita bisa melakukan aktivitas, kerja, dan usaha untuk membantu bangkit lagi perekonomian kita. Satu tahun lebih kita terhalang karena virus ini dan mengakibatkan perekonomian kita tersendat, bahkan ada yang sampai kesulitan. Ayo, mari kita sama-sama bangkit lagi demi perekonomian kita sendiri dan daerah ini,” imbau personil Komisi II Bidang Ekonomin ini.
Sjenny pun mengingatkan, Pandemi ini tidak akan berakhir seperti membalikkan telapak tangan.
“Butuh waktu dan proses. Kita harus merubah pola hidup kita dan tetap disiplin diri. Himbauan pemerintah yakni 3 M, memakai masker, mencuci tangan, dan jauhi kerumunan wajib dilakukan. Pandemi ini wajib kita lawan secara bersama. Kita disiplin berarti kita sehat, anak kita sehat, generasi kita sehat,” tutup Sjenny sembari mengingatkan lagi bahwa vaksin covid-19 yang digalakkan pemerintah itu aman dan halal.” (jane)

LEAVE A REPLY