Solar Langka, Jems Tuuk Tantang Pertamina Stop Antrian Panjang di SPBU

0
95
Suasana Rapat Dengar Pendapat antara komisi-komisi di DPRD Sulut dengan pihak Pertamina Manado terkait kelangkaan solar, Selasa (19/10/2021).
Suasana Rapat Dengar Pendapat antara komisi-komisi di DPRD Sulut dengan pihak Pertamina Manado terkait kelangkaan solar, Selasa (19/10/2021).

CINTASULUT.COM,- Masyarakat geram karena solar di Provinsi Sulawesi Utara sulit didapat. Bila pun ada, antrian panjang dan butuh waktu berjam-jam untuk mendapatkannya. Mirisnya lagi dugaan per dugaan pun bermunculan seperti adanya aktor di balik langkanya solar tersebut.
Tak terima dengan situasi itu, aspirasi pun mendarat di gedung DPRD Sulut.
Dan, Selasa (19/10/2021) sore, tepatnya di Ruang VIP DPRD Sulut, Komisi II Bidang Ekonomi diikuti juga personil Komisi III dan Komisi IV juga Komisi I menggelar rapat dengar pendapat dengan pihak Pertamina.
Di rapat itu juga menghadirkan pihak lain yaitu Pemerintah Provinsi Sulut yakni Assisten 2, Biro Perekonomian, Dinas ESDM, ALFI Sulut dan Hiswana Migas.
Saat rapat berlangsung yang dipimpin Ketua Komisi II Cindy Wurangian, pertanyaan, usulan, bahkan protes sasar PT. Pertamina Manado.
Seperti disampaikan Jems Tuuk sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Sulut. Menurutnya, Pertamina wajib mencari solusi atas kelangkaan solar tersebut sekaligus mengatasi antrian panjang di SPBU.
“Rakyat butuh solusi! Rakyat ngga mau tau dengan kelangkaan ini!” ucap Tuuk kepada pihak Pertamina yang dihadiri M Revi, Tito Rivanto, dan Agung Dwi H.
Bahkan, jengkel Legislator Dapil Bolaang Mongondow Raya ini memuncak ketika dengan Pertamina SulutGo yang tidak menyiapkan data saat hadir di rapat itu.
“Saya tidak heran solar langka di mana-mana, datang di sini saja data tidak punya,” lantang Tuuk.
Menariknya, di rapat itu Tuuk tantang pihak Pertamina agar secepatnya atasi kelangkaan solar dan antrian di SPBU yang sudah berlangsung lama.
“Kapan ini bisa diatasi? besok? Saya mau jawaban yang pasti,” tanya Tuuk dengan nada tegas.
Mendapat pertanyaan itu, pihak Pertamina lewat Sales Area Manager Pertamina SulutGo, Tito Rivanto memastikan bila pekan depan tidak ada lagi kelangkaan solar dan antrian di SPBU. Beri kami waktu tujuh hari ke depan. Kami jamin tidak ada antrian panjang di SPBU, asalkan DPRD membantu untuk mendapatkan penambahan kuota dari Badan Pengaturan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas),” ucap dia.
Dirinya pun menyampaikan bila sudah melakukan rapat dengan Pemerintah Provinsi Sulut yaitu Asisten 2. Dan hasil rapat, Pemprov Sulut akan menyurat ke BPH Migas agar kuota bahan bakar solar subsidi ditambah.
“Semoga surat permohonan penambahan kuota bisa disetujui sehingga kebutuhan solar di Sulut bisa mencukupi,” tutup dia.* (Jane)

LEAVE A REPLY